APA ITU KPI : EVALUASI EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN

Posted on

Pelatihan KPI – Suatu perusahaan punya tujuannya masing-masing. Berlandaskan obyek tersebut, perusahaan dapat berjalan. Dalam capai tujuannya, perusahaan akan membagi fungsi-fungsi penting berdasarkan keahlian dan bidang pengetahuan menjadi suatu departemen. Di dalam departemen-departemen akan tersedia karyawan-karyawan yang umumnya berasal dari bidang pengetahuan dan keahlian yang sama. Karyawan dalam suatu perusahaan ibaratnya siswa yang tersedia di sekolah. Sekolah akan menilai pemahaman siswa bersama dengan mengadakan ujian untuk mengukur seberapa sadar siswa atas materi di sekolah. Lalu bagaimana bersama dengan karyawan ? bagaimana langkah mengukur kinerja mereka?

Salah satu langkah untuk mengukur kinerja karyawan adalah manfaatkan Key Performance Indicators (KPI). KPI adalah tools untuk mengukur dan mengevaluasi pencapaian suatu organisasi atau perusahaan terhadap tujuannya. Hasil dari pengukuran bersama dengan KPI dapat menjadi bahan evaluasi sejauh mana perusahaan berjalan secara efektif dan efisien. Perusahaan dari skala kecil-besar terlalu dianjurkan untuk menerapkan KPI, hal ini untuk memudahkan evaluasi karyawan sehinggaberjalan bersama dengan efektif.

KPI merupakan pengukuran yang bersifat kuantitatif sehingga hasilnya sadar dapat dilihat bersama dengan angka dan bukan berdasarkan persepsi. Oleh sebab itu, dalam menyusun KPI tersedia lebih dari satu hal yang perlu dijadikan perhatian. Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyusun KPI :

Relevan terhadap obyek perusahaan
Tujuan dari KPI sendiri adalah untuk sadar seberapa efektifkah kinerja karyawan dalam capai obyek perusahaan. Sehingga indikator dalam KPI perlu sesuai bersama dengan obyek perusahaan. Misalnya, perusahaan punya obyek untuk tingkatkan profit dari tahun ke tahun. Indikator yang dapat diterapkan adalah % profit terhadap tahun 2016. Indikator selanjutnya sadar dan sesuai bersama dengan obyek perusahaan yaitu untuk tingkatkan profit.

Measurable
KPI perlu dapat diukur baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Penilaiannya juga perlu bersifat objektif. Sehingga KPI akan lebih enteng untuk diukur ketika hasilnya bersifat kuantitatif sebab untuk kurangi penilaian yang bersifat subjektif. Misalnya jumlah komplain yang dapat diatasi dalam saat kurang dari 15 menit. Indikator selanjutnya dapat dijadikan penilaian untuk karyawan yang bekerja dibagian customer service, help desk, dan lain sebagainya.

Specific
Indikator yang tersedia di dalam KPI perlu khusus dan se-detail mungkin. Indikator yang terlalu lazim akan mengakibatkan bias. Misalnya indikator jumlah sedikitnya suatu product dapat terjual. Indikator selanjutnya tetap bias sebab tidak sadar berapa jumlah sedikitnya yang diminta dan terhadap bulan apa penjualan selanjutnya dilakukan. Seharusnya indikator selanjutnya lebih sadar layaknya 25 product terjual terhadap bulan Oktober 2017.

Timely
Indikator yang ditetapkan dalam KPI juga perlu punya batas waktu. Kapan batas saat dari suatu pekerjaan dan pengukurannya. Misalnya jumlah product baru yang diproduksi terhadap bulan Oktober 2017. Artinya pengukuran berdasarkan jumlah product yang diproduksi hanya terhadap bulan oktober 2017.

Achievable
Target penilaian kinerja karyawan perlu dapat dicapai dan realistis untuk dicapai. Misalnya bersama dengan jumlah mesin sebanyak 1 buah bersama dengan kapasitas memproses 100 barang/hari, namun indikator yang ditetapkan adalah 250 barang/hari bersama dengan 1 mesin. Hal ini akan melampui dari kapasitas produksi, sehingga akan susah bagi mesin untuk dapat mengerjakan dan capai obyek tersebut.

Lalu sehabis sadar apa itu KPI, apakah kegunaan dari penilaian tak hanya untuk mengukur kinerja karyawan? Hasil dari KPI dapat digunakan untuk akreditasi dari suatu organisasi, basic pembuatan dokumen SLA (Service Level Agreement), program balance scorecard, serta pengangkatan profil perusahaan. Tentunya akan banyak hal yang didapat dari menyusun dan mengevaluasi kinerja karyawan manfaatkan KPI. Bagaimana bersama dengan perusahaan anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *