4 Cara Merawat Tanaman Adenium Agar Berbunga

Posted on

Pesan Bunga Di Daerah Pondok Indah – Adenium, jika mendengar kata ini, belum tentu seluruh orang jelas apakah itu, paling kata ini cuma kondang dikalangan pencinta tanaman. Tapi begitu kami menyebut kata “Kamboja jepang” aku yakin orang-orang akan segera sanggup memvisualisasikannya di kepala.

Ya, Adenium dan kamboja jepang adalah suatu tanaman yang sama. Adenium merupakan nama latin dari apa yang kami sebut sebagai kamboja jepang. Kata “Aden” terhadap nama awalannya di ambil keliru satu kota asal tumbuhan ini yakni Aden-Ibu kota yaman. Habitat asli dari kamboja jepang sesungguhnya benua Afrika dan wilayah Arab, bukan jepang oleh sebab itu dia terhitung di sebut sebagai “Desert rose” yang berarti “Mawar padang pasir”.

Hal ini dikarenakan, mereka sesungguhnya satu rumpun keluarga yang di sebut sebagai keluarga Apocynaceae. Selain secara fisik pohon kamboja lebih tinggi dari Adenium, perbedaan lainnya terdapat terhadap akar mereka, akar kamboja jepang membesar dan membentuk umbi. Dipasaran, makin lama banyaknya umbi akar terhadap bunga kamboja, makin lama mahal nilai harganya.

Cara menjaga adenium dengan benar dan cara membudidayakannya
Adalah Adenium model obesum yang merupakan model favorit yang banyak di tanam dan di budidayakan di Indonesia. Jenis ini punya bunga yang cantik dan bongol umbi akar yang mengembung unik.

Dan yang paling penting, model ini tidak membutuhkan perlakuan khusus, sebab condong enteng beradaptasi terhadap situasi sulit. Walaupun tanaman ini terhitung enteng beradaptasi, tapi banyak terhitung orang yang gagal merawatnya. Setelah jelas Cara Menanam Adeniumdengan stek, tersebut cara menjaga adenium dengan benar

1. Pembudidayaan melalui biji
Inilah cara menjaga tanaman adenium:
• Pilihlah indukan yang unggul (bebas dari penyakit dan banyak bunganya),ambil bijinya
• Siapkan fasilitas tanam (tray atau nampan untuk berkebun yang diisi sekam bakar dan pasir kasar yang di campur pupuk kandang)
• Tanam biji adenium, atur jarak antar biji
• Basahi fasilitas tanam secukupnya
• Tutup tray dengan kain tipis
• Taruh tray di tempat teduh
• Jika biji sudah tumbuh berkecambah dan membawa daun lebih dari 3 helai, pindahkan ke dalam polybag
• Usahakan sehingga fasilitas tanam selalu lembab tapi tidak berair untuk jauhi serangan jamur dan penyakit.
• Pastikan tanaman itu mendapat memadai sinar matahari

2. Pembudidayaan melalui cara stek
• Pilihlah Indukan yang unggul
• Indukan wajib sudah memadai tua dengan warna ke abu-abuan
• Pilih batang yang akan di potong
• Panjang batang lebih kurang sikitar 25cm keatas
• Ukuran batang kurang lebih 2 jari orang dewasa
• Buang daunnya dan sisakan kurang dari 5 helai saja.
• Potong tanaman dengan pisau yang sudah disterilkan
• Oleskan dengan ZPT (Zat Penumbuh Daun)
• Letakkan di tempat yang teduh,tunggu hingga kambium jadi kering (sekitar 3-5hari)
• Tanam terhadap fasilitas tanam yang memuat arang dan sekam.
• Jangan siram
• Siram secukupnya setelah proses penanaman batang berumur lebih dari 10 hari dan situasi batang masih keras.
• Jika batang lunak, dan membusuk,tandanya proses stek gagal,buang batang yang gagal.
• Jika dalam 20 hari batang selalu keras dan sudah terasa tumbuh tunas,maka proses stek boleh dikatakan berhasil.

3. Cara menjaga Adenium dengan benar
• Jangan amat kerap menyiram,bunga ini adalah bunga gurun yang tidak amat bahagia air
• Taruh tanaman dewasa di tempat yang matahari segera sehingga banyak bunganya.
• Jika tanaman sudah memadai besar, pastikan tanaman terkena sinar matahari langsung,namun prosesnya bertahap,jangan hingga adenium kaget dan jadi kisut.
• Jika menghendaki bunga yang banyak, pangkas daunnya secara berkala.
• Potong terhitung cabang yang tidak produktif
• Pupuk sanggup terasa di berikan terhadap selagi tanaman sudah berumur 1 bulan,takarannya 1/2 dari dosis untuk tanaman dewasa.
• Setelah 3 bulan,berikan pupuk dengan dosis normal
• Pupuk yang diberikan sebaiknya pupuk organik cair dan pupuk kandang
• Hindari penggunaan pupuk kimia.
• Taruh tanaman di tempat terbuka

4. Hama yang kerap menyerang beserta solusinya
• Aphid (kutu kuning) .Kutu ini menyerang bagian daun, menghindar perkembangan daun sehingga daun jadi keriting. Solusinya: Lakukan pengcengahan dengan bersihkan tempat sekitarnya dan buang bagian yang terkena kutu dan semrotkan pestisida cuma terhadap bagian yang terkena.
• Cacing tanah. Cacing tanah berlomba dengan akar menyerap nutrisi penting dari tanah. Solusinya : Gunakan pupuk yang sudah di sterilkan, bubuhkan obat furadan secukupnya.
• Selain merusak akar dan tunas, semut ini merupakan pembawa penyakit yang sanggup mengganggu tanaman. Solusinya: semprotkan obat anti semut alami yang tidak beresiko bagi tanaman
• Fungus Gnat. Hama ini menyerupai lalat hitam dengan ukuran mini. Ia menyerang kuncup bunga yang belum mekar,bunga jadi berbintik-bintik hitam dan sanggup mengakibatkan pembusukan. Solusinya : Semprotkan pestisida Benlate atau dithane sesuai dosis.
• Mealy bug (kutu putih). Hama ini menyerang daun dan batang, mereka meninggalkan jejak berbentuk gumpalan layaknya kapas di lebih kurang pangkal batang. Jika dibiarkan sanggup mengakibatkan masalah pertumbuhan. Solusinya: Buang dan bakar bagian batang yang
Penamaan “kamboja jepang” oleh orang Indonesia mengacu terhadap bentuk bunganya yang sama layaknya bunga kamboja tapi ukurannya lebih kecil. Kata jepang di sini dipakai untuk mengasosiasikan bentuknya yang kecil layaknya tanaman bonsai yang berasal dari negara Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *